Dimas Anugerah Wicaksono
Manajemen PSMS Offside, Pecat 2 Asisten Tanpa Sepengetahuan Djanur
2018-06-10 09:07:13

MEDAN - Pelatih kepala PSMS, Djadjang Nurdjaman alias Djanur, mempertanyakan keputusan manajemen tim yang mendepak dua asistennya, Suwanda dan Yusuf Prasetyo. Pangkal masalahnya adalah pendepakan itu tanpa melalui pembicaraan dengan Djanur sebagai pelatih kepala.

"Apapun alasannya sebagai pelatih kepala saya harus tahu kenapa 2 asisten didepak. Kenapa bukan saya yang dievaluasi? Sebab hasil yang didapat PSMS sepenuhnya tanggung jawab saya. Mereka berdua hanya membantu tugas sebagai pelatih kepala," kata Djanur.

CEO PSMS Dodi Taher mengakui kalau pihaknya memecat secara sepihak Suwanda dan Yusuf Prasetyo. Kedua orang itu disingkirkan karena dipandang tidak memberi kontribusi positif terhadap tim.

"Setelah libur nanti Suwanda dan Yusuf Prasetyo tidak lagi menjadi asisten pelatih PSMS. Ke depan asisten Djanur hanya Suharto AD," ujar Dodi Taher.

Manajemen PSMS yakin Djanur tidak akan keberatan dengan keputusan didepaknya dua asisten pelatih bawaannya. Hal itu karena manajemen menginginkan adanya perubahan.

"Kalau Djanur tipenya terlalu baik, sehingga tidak mungkin mengambil keputusan seperti itu. Tapi kami yakin Djanur setuju dengan keputusan ini," ujar Dodi Taher.*

Apa reaksimu Sobat Kicklr ?
Kalo menurut Loe gimana Sobat Kicklr ?